Senin, 02 Januari 2012

Sr. Maria Agnes Laowö, OSC Cap Berpulang Seiring Berlalunya Tahun 2011

Suster Maria Agnes Laowö lahir pada Tgl. 10 Juli 1948 di Tuhegeo dengan nama baptis Adria Adiria Laowö.  Anak ke empat dari sepuluh bersaudara. Ia dibesarkan di tengah keluarga besar Laowö sampai beliau memutuskan untuk masuk biara.  Cintanya kepada Sang pemberi hidup semakin membara dengan perjumpaannya dengan Imam-imam kapusin yang bertugas di stasinya. Maka rasa ingin tahu pun mulai bergelora di dalam hatinya “ ada apa di balik tembok biara yang ada di Jalan Nilam – Gunung Lasara sana”?

Dengan langkah pasti ia menjumpai Pastor parokinya dan bertanya banyak hal tentang Biara St. Klara Kapusines  Gunungsitoli yang pionirnya dari negeri Jerman. Setelah dialog itu maka ia memutuskan untuk masuk biara. Adiria memulai masa calon  di Biara St.Klara ini pada Tgl. 17 April 1974. Masa pendidikan  selama calon dijalaninya dengan tekun dan penuh semangat.

Ia meneruskan masa  Postulan pada  tgl. 30 Maret 1980 dan  masuk Novis pada tgl. 25 Oktober 1981 dengan nama Biara Sr. Maria Agnes Laowö dari Cinta Allah. Masa novisiatnya juga menjadi dasar yang kokoh untuk meneruskan cita-citanya sebagai seorang suster pendoa.

Pada tgl. 28 Oktober 1983, beliau mengucapkan Kaul Perdana. Pengalaman suka duka dijalaninya dengan penuh serius. Tibalah saat yang paling bersejarah dalam hidupnya yakni pada tgl. 28 Oktober 1986, beliau mengucapkan Kaul Kekal Meriah untuk seumur hidup.
Suster Agnes adalah seorang suster pendoa dan rendah hati. Beliau dikenal banyak orang karena kesalehannya. Banyak tamu- tamu yang datang untuk meminta nasehat dan doa darinya. Beliau adalah orang yang sangat bijaksana.

Oleh sebab itu mulai tahun 1994- 1997 Sr. Agnes menjadi anggota dewan penasehat dan sekaligus pendamping novis di Biara St. Klara Gunungsitoli. Pada tahun 1997-2000 menjadi vikares/ wakil pimpinan dan mulai tahun 2000- 2006 Sr. Agnes diperca-yakan memimpin Biara St.Klara ini.

Di tengah senja hidupnya beliau masih merayakan Pesta perak 25 tahun hidup berkaul pada tanggal 25 Maret 2009.

Pada hari Rabu, 28 Desember 2011, beliau dibawa ke RSU Gunungsitoli karena Hypertensi dan dirawat di Ruang ICU. Akhirnya saudari mautpun menjempunya pada tgl. 31 Desember 2011.

Almarhumah adalah seorang yang rajin dan tak jarang kami dengar bahwa menjadi idola bagi suster-suster muda. Ke-setiaannya dalam doa membawa semangat baru bagi kami. Suster kami ini banyak menyangkal diri bahkan sampai pada akhir menghembuskan nafas terakhir.

Di samping itu bisa dikatakan bahwa selama hidup dalam komunitas, ia tak pernah merepotkan anggota komunitas yang lain. Hidup hariannya yang teratur; hidup berdoa dan bekerja membawa dia mengalami kegembiraan sejati dalam panggilannya. Sr. Agnes banyak berkorban dan berjasa dalam pendirian awal biara ini sebab beliau adalah angkatan ketiga dari suster pribumi.

Selamat jalan Inada Agnes…! saudari kami yang tercinta. Kami akan meneruskan teladanmu yang baik. Doakan juga kami semua yang masih berjuang di bumi fana ini. Sampai jumpa nanti…

0 komentar:

Posting Komentar