Minggu, 11 Desember 2011

Penguburan Jenazah Ibunda Tercinta P. Victor Waruwu


SO'I'IWA - Hari ini (11/12/2011) tepat pukul 12.00 Wib, para saudara dari Fraternitas Laverna bersama dengan para saudara kapusin dari Fraternitas lain yang ada di Nias berangkat menuju So'i'iwa untuk merayakan Misa Requiem sekaligus memberangkatkan jenazah ibunda tercinta dari P. Victor Waruwu ke tempat peristirahatannya yang terakhir.

Sesungguhnya ibunda tercinta dari P. Victor Waruwu berpulang ke Pangkuan Bapa pada Hari Jumat (9/12/2011) sekitar pukul 10.30 Wib. Namun karena pada tanggal yang sama, sebagian besar para saudara berkaul kekal sedang mengikuti retret tahunan kapusin di PBI Mela Sibolga, maka sebagian besar anggota fraternitas yang ada di Nias tidak bisa segera melayat ke tempat duka. Meskipun demikian, beberapa saudara yang tidak bisa mengikuti acara retret tahunan tersebut karena terikat dengan tugas (misalnya Fraternitas Telukdalam) telah melayat ke rumah duka pada hari Sabtu (10/12/2011).

Akhirnya pagi ini, para saudara peserta retret itupun tiba di Gunungsitoli. Setelah semua saudara tiba di Biara Laverna, para saudara berunding untuk mengatur perjalanan ke So'i'iwa untuk merayakan Misa Requiem dan sekaligus upacara pemakaman jenazah almarhumah.

Setelah rombongan tiba di rumah duka, Misa Requiem pun dimulai pada pukul 14.00 Wib yang dipimpin langsung oleh Wakil Propinsial, P. Fidelis Mendröfa. Para saudara imam lainnya ikut berkonselebrasi. Usai Misa, acara dilanjutkan dengan upacara penguburan jenazah.

Selain para saudara kapusin dari berbagai komunitas, hadir juga biarawan/ti dari berbagai terekat yang ada di P. Nias, antara lain: OSF, FCJM, SCMM. Selain para biarawan/ti, Bupati Nias Barat A.A. Gulö serta DPPI dari Paroki Tögizita juga turut menghadiri upacara ini.

Ibunda tercinta dari P. Victor (Rutina Waruwu, alias Ina Arena) lahir pada tanggal 24 Desember 1942 dan tutup usia pada tanggal 9 Desember 2011. Selama 37 tahun almarhumah berperan sebagai Ibu sekaligus ayah bagi anak-anaknya, sebab pada tahun 1974 suami telah di panggil oleh Sang Pecipta ke pangkuan-Nya. Karena itulah, peran ganda sebagai orang tua sungguh dilaksanakan dengan setia dan penuh cinta oleh almarhumah hingga hembusan nafas terakhir.

Almarhumah meninggalkan 8 orang anak (5 laki-laki dan 3 perempuan). Di antara kedelapan anak-anaknya, satu orang menjadi imam kapusin (P. Victor Waruwu, OFMCap) dan seorang Suster (Sr. Angelika Waruwu, OSF). Enam orang lainnya telah berkeluarga dan hidup dengan mapan.

Kini tugasnya telah usai. Tiba saatnya untuk mengalami kebahagiaan abadi bersama dengan para kudus dalam pelukan hangat Sang Khalik. Selamat jalan ya bunda... Doakanlah kami yang masih berjuang di dunia ini.

2 komentar:

Turut berduka cita: semoga arwah ibu tercinta beristirahat dalam damai dan penghiburan kepada seluruh keluarga.
Sdr. Yustinus War

Terima kasih bruder... Kita tetap berdoa untuk keluarga yang ditinggalkan agar mereka mendapat kekuatan dalam iman karena kerahiman Tuhan.

Posting Komentar